Pengerjaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan Raya sudah akan selesai. Rencananya akan segera dioperasikan pada akhir tahun mendatang dengan kapasitasnya yang ternyata melebihi kebutuhan listrik masyarakat Riau.
Hal tersebut diungkapkan oleh Abdul Hafiz Humas PLN sektor Pekanbaru
“Pengerjaan PLTU ini tidak pernah berhenti. Pembangunan membutuhkan waktu dan jika tidak ada halangan akhir Oktober ini sudah bisa dioperasikan,”
“Pengerjaan PLTU ini tidak pernah berhenti. Pembangunan membutuhkan waktu dan jika tidak ada halangan akhir Oktober ini sudah bisa dioperasikan,”
PLTU Tenayan Raya menggunakan 2 mesin dengan masing-masing kapasitas maksimal 110 Megawatt. Jika keduanya beroperasi, Hafiz menyebut, PLTU tersebut mampu memasok listrik hingga 150 Megawatt.
Proyek yang menghabiskan anggaran sebesar Rp2,3 triliun itu dipercaya dapat memenuhi kebutuhan sejuta pelanggan rumah tangga dengan standar 1300 watt. “Jika dibandingkan dengan konsumsi listrik masyarakat Riau yang berkisar 30 hingga 50 Megawatt, maka angka ini bisa melebihi kebutuhan kita.
Kelebihannya bisa digunakan untuk memasok listrik ke provinsi lain yang kekurangan pasokan listrik," terang lelaki berkacamata ini. Hingga kini, lanjut Hafiz, PLTU Tenayan Raya masih berada di bawah Unit Induk Pembangunan. Dan jika telah selesai akan diserahkan dan dikelola oleh Penyalur Pusat dan Pengatur Beban (P3B) PLN Riau.

Post a Comment